Nama Lengkap : Syarifuddin Jatnika Nama Laqob: Abu Muhammad Abdul Mugits (Abu Agits) Status: Menikah Nama Istri: Firiah Fauziyah, SHI Nama Anak: M. Abdul Mugits Syarif
Riwayat Pendidikan : 1.MI Matla’ul Ulum Cikarang Barat 2.Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Warung Bambu Cikarang Barat 3.MTs. Al-Imaroh Cikarang Barat 4.Madrasah Aliyah Al-Imaroh Cikarang Barat 5.Pondok Pesantren Al-Imaroh 6.Mulazamah dengan Syaikh DR. Abdel Moughit Jilani, MA 7.Lembaga Ilmu Pengatahuan Islam & Arab ( LIPIA ) Jakarta Jur. B. Arab 8.Insiitut Agama Islam Al-Aqidah Jakarta Jur. Tarbiyah Islamiyah 9.Univ. Islam Attahiriyah Jakarta.
Aktivitas Pekerjaan : 1.Staf Tenaga Pengajar MTs Al-Imaroh 2002-2007 2.Wakasek. SMPIT Al-Arabi Tahun 2004-2006 3.Direktur Lembaga Studi Islam & Arab Daarul Hijrah (Sekarang) 4.Pengasuh Pondok Pesantren Yatim dan Dhu’afa Mu’adz Bin Jabal (Sekarang) 5.Nara Sumber Kajian Aqidah, Bahasa Aran RADIO Gemma Annisa 102,8 FM Cikarang 6.Konsultan Zakat di Radio Gemma Annisa(Sekarang)
Segala puji adalah Milik Allah SWT, Shalawat serta Salam senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, Keluarga, sahabat dan pengikut serta ummatnya yang istiqomah dijalan Islam hingga akhir zaman.
Bulan ramadhan adalah sebagai syahrul-qur’an “Bulan ditutrunkannya Al-Qur’an, Dibulan inilah kita berusaha untuk bisa dekat kepada Al-Qur’an. Ada yang bisa kita lakukan dibulan suci ini dengan dua hal :
“Dan apabila dibacakan ayat-ayat Allah maka bertambahlah imannya…” ( QS. Al-Anfal, ayat 2 )
Iman adalah mutiara yang tak ternilai harganya, dengan keimananlah hidup seseorang menjadi sangat berharga, dengan keimanan pula seluruh tingkah laku manusia dapat dikendalikan , karena ia merupakan motor penggerak jiwa. Dari hatilah manusia dapat dinilai baik buruknya. Ada beberapa faktor yang menyebabkan bertambahnya iman seseorang, yaitu :
Segala puji bagi Allah SWT, Shalawat serta salam senantiasa tercurahkan untuk Nabi Muhammad SAW berserta keluarga, sahabat dan pengikutnya hingga akhir zaman.
Bulan Ramadhan adalah bulan ampunan, kita semua berharap untuk bisa mendapatkan ampunannya, salah satu sebab diampuninya dosa kita adalah Qiyamnya kita disaat lailatul qadar. Sabda Rasululloh SAW “ Barang siapa yang bangun dimalam lailatul qadar karena keimanan dan keikhlasan, niscaya diampuni dosanya yang telah lalu. ” (HR. Al-Bukhori dan Muslim)