I'tikaf malam ke 23 bersama KH. Ahmad Mustofa, ketua Fukhis ( Forum Ukhuwah Islamiyah Cikarang)
Nurul Yaqin, 2 September 2010. Beragam kegiatan Ramadhan 1431 H di Masjid Jami NURUL YAQIN (MJNY) sangatterasa padat dari awal Ramadhan sampai dengan 10 terahir ini antara lain acara Musaffahah danTarhib, Pawai keliling, Tarawih, Kultum, tadarus Qur’an setiap malam, ada juga Ifthor Jam’i TPA, Majlis Ta’lim, buka bersama dan santunan anak yatim, pembagian Ta’jil selama bulan Ramadhan ini, juga ta’lim setiap ba’da subuh. yang semuanya alhamdulillah istiqomah sampai saat ini. “ Kami ingin mengisi bulan Ramadhan ini dengan aktivitas yang insyaallah dapat menambah bekal iman dan taqwa agar tetap selalu bersemangat beribadah dan bermuamallah juga memakmurkan masjid selama Ramadhan dan bulan-bulan sesudahnya” jelas H. Dadan (Ketua DKM MJNY).
Dalam mengisi 10 malam terahir bulan Ramadhan ini Masjid Jami NURUL YAQIN (MJNY) juga mengadakan acara I’tikaf yang dimulai pukul 21.00 (setelah shalat Tarawih 20 Rakaat) yang diisi dengan acara Tadarus baca Qur’an dan Tausiah oleh Dewan Guru Masjid Jami’ NURUL YAQIN selanjutnya setelah istirahat di lanjut dengan Qiyyamullail dan Makan sahur bersama. [mn]
Ustadz MUHENDRI MUCHTAR dari KISPA tema "SEMANGAT PERJUANGAN ISLAM
Nurulyaqin, 23 Agustus 2010Pelaksanaan shalat tarawih di Masjid Jami’ NURUL YAQIN [MJNY] pada Ramadhan ini cukup semarak. Alhamdulillah malam ke 14 Ramadhan ini hadir Ustadz Muhendri Muchtar dari KISPA. Dalam acara ini Ustadz memberikan ceramah dan penjelasan tentang bagaimana kondisi atau peristiwa yang terjadi khususnya ketika tentara Israel menyerang kapal Mavi Marmara sekaligus juga menjelaskan kondisi Al-Aqso sekarang dan sejarah-sejarahnya.
Alhamdulillah telah hadir program baru dari NURULYAQIN
“SMS Gateway NURUL YAQIN ” .
SMS ini akan di kirim gratis ke nomor-nomor yang sudah di daftarkan. SETIAP HARI. IsyaAllah SMS ini berisi informasi Masjid, Nasihat dari Al-Qur’an, Hadits, dan juga Motivasi ibadah.
Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat ditunggu-tunggu oleh kaum muslimin. Rasulullah dan para Shahabatnya Radiallahu 'anhum selalu berdo'a kepada Allah dengan penuh khusuk disertai rasa cemas dan harap.
"Yaa Alloh sampaikanlah usia hamba ini pada bulan ramadhan yang akan datang". Kebiasaan ini juga diikuti oleh para shahabat beliau, Tabi'in dan Tabi'uttabi'in dari kalangan ulama salaf mereka senantiasa berdo'a dengan penuh cemas dan harap agar usianya senantiasa disampaikan pada bulan ramadhan berikutnya. Mereka sudah mempersiapkan jauh-jauh hari sebelumnya kurang lebih enam bulan sebelum datang ramadhan mereka telah mempersiapkan diri dengan memperbanyak do'a dan amalan baik lainnya.