HALAMAN DEPAN arrow UST. DR. H. SUHAIRY ILYAS. MA arrow Shalat & Pendidikan Agama Dalam Keluarga  
Sunday, 05 September 2010
boycot israel.JPG
MENU UTAMA
HALAMAN DEPAN
MASJID JAMI' NURUL YAQIN (MJNY)
MAJLIS TA'LIM NURUL YAQIN (MTNY)
TPA/TPQ NURULYAQIN
NEWS & INFO
LAPORAN KEUANGAN
ARTIKEL NURULYAQIN
TAUSIAH
GALERY FOTO
CERPEN ISLAMI
KOLOM USTADZ
UST. DR. H. SUHAIRY ILYAS. MA
UST. H. ARSIL IBRAHIM, MA
UST. DR. H. AYUB ROHADI. M.Phil
UST. ATANG ABDUL LATIF
UST. SYARIFUDDIN JATNIKA, Lc
UST. H. M. ADIH AMIN. MA
UST. H. WAWAN A KAMIL, MA
UST. AHMAD FACHRURROZI. SHI
UST. RAHMAT ARAFAH A
KONSULTASI & TANYA JAWAB
DOWNLOAD CERAMAH
TAFSIR AL-QUR'AN
CERAMAH TAFSIR AL-QURAN
MENU PENGUNJUNG
BUKU TAMU
 
ADMINISTRATOR
salaman.JPG

shoutmix

Share |
bannerramadhan.JPG
Shalat & Pendidikan Agama Dalam Keluarga
Written by Administrator   
Tuesday, 18 September 2007

Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan Bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezki kepadamu, kamilah yang memberi rezki kepadamu. dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa.(QS.Thaha 132)

Tugas utama.

            Ayat diatas mengingatkan kepada para kepala keluarga atau seorang suami, bahwa kewajiban utama mereka dalam rumah tangga adalah mendidik isteri dan anak anak mereka agar mendirikan shalat.

            Mendidik keluarga agar mendirikan shalat sekaligus mendidik mereka untuk belajar agama Islam. Bagaimana mereka akan shalat kalau mereka tidak pandai membaca al-Quran. Bagaimana mereka akan mendirikan shalat kalau pengetahuan agama mereka tidak memadai..

            Mendidik anak untuk shalat artinya juga mendidik mereka agar menjadi anak yang saleh yang mengerti dan memahami tanggung jawab mereka pada agama, bakti mereka pada orang tua, nusa dan bangsa.

            Mendidik anak untuk shalat artinya juga mendidik anak agar menjadi anak yang saleh, ta’aat beribadat dan berakhlaq mulia. Semuanya itu adalah tanggung jawab orang tua dihadapan Allah swt.

            Ayat diatas mengingatkan para orang tua bahwa mereka tidak akan ditanya Allah tentang rezeki, makan dan minum serta pakaian anak, karena semua itu sudah dijamin Allah. Yang akan ditanya dan diminta Allah pertanggung jawaban yang utama adalah mengenai shalat anak dan isteri. Apakah sang suami sudah menjaga shalat isterinya, apakah sang suami isteri telah memelihara shalat anak-anaknya? Inilah tanggung jawab utama diakhirat kelak.

           

            Dalam sebuah hadits shahih Rasulullah saw juga mengingatkan;”Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fithrah (islam), ibu bapanyalah yang harus bertanggung jawab dihadapan Allah nantik jika anaknya itu menjadi orang Yahudi, Nasrani atau orang Majusi”(HR.Bukhari Muslim)

            Rasulullah saw. Juga mengingatkan para orang tua mengenai tanggung jawab shalat anak  mereka: “Suruhlah anakmu shalat jika dia sudah berumur tujuh tahun, dan pukullah anakmu jika sudah berumur sepuluh tahun belum juga mengerjakan shalat”(HR.Bukhari Muslim)

            Selanjutnya Allah mengingatkan “Akibat baik” atau kebahagiaan orang tua adalah bila anaknya menjadi seorang yang bertaqwa., kebahagiaan  seorang suami ialah bila isterinya seorang yang bertaqwa.

Realita masyarakat kita.

            Realita masyarakat kita bertolak belakang dengan pesan ayat diatas. Para orang tua merasakan bahwa tanggung jawab utama mereka hanyalah memberikan makan, minum dan pakaian anak, sedangkan mendidik anak untuk shalat atau beragama mereka anggap  hanyalah  pelengkap saja, bahkan ada yang menganggap itu bukan tugas mereka, tapi tugas para ustadz dan ulama.

            Orang tua merasakan bahwa tugas mereka adalah untuk mendidik anak mereka dengan ilmu yang memenuhi kepala mereka, sedangkan mendidik anak dengan agama yang mengisi dada mereka bukanlah tugas mereka yang utama.

            Para orang orang tua sangat merisaukan apa yang akan dimakan anaknya kelak kalau dia tidak sempat mewariskan harta yang banyak sebanyak bekal anak sepeninggal mereka; sebaliknya mereka tidak sedikitpun merasa risau kalau meninggalkan anaknya dalam kedaaan tidak pandai atau tidak pernah shalat, padahal shalat itulah yang akan dipertanggung jawabkan kelak. Jika orang tua meninggal anaknya tanpa bekal yang akan dimakan, percayalah sianak akan pandai mencari makan untuk dirinya dengan berbagai macam cara; akan tetapi bila ditinggalkan anak tidak tahu cara shalat, jangan diharapkan sepeninggal orang tuanya akan pandai pula mencari tempat belajar shalat.

             Karena itu tidak heran banyak anak-anak generasi sekarang yang  tidak pandai membaca Al-Quran. Bukan hanya anak-anak, tapi juga tidak sedikit para mahasiswa yang tidak pandai membaca al-Quran, tidak shalat, tidak tahu menahu dengan agama sama sekali karena memang mereka tidak pernah mengecam pendidikan agama dalam rumah tangga orang tuanya. Dan orang tuanya juga tidak punya minat untuk mengirim anaknya belajar dilembaga pendidikan agama swasta, sementara porsi pelajaran (bukan pendidikan) agama disekolah sekolah negeri sangat minim, rata rata hanya sekali dalam satu mingu. Orang tua betul betul hampir tidak punya kepedulian pada pendidikan agama anaknya, bahkan tidak sedikit orang tua yang mencabut anaknya dari madrasah atau taman pendidikan al-Quran karena anaknya akan masuk les sempoa atau les bahasa inggris atau les-les lainnya untuk mengejar pretesi akademik anak dengan mengorbankan pendidikan agama anaknya.. Karena itulah akhirnya kepala anak mereka penuh dengan ilmu sedangkan dada mereka kosong dari agama dan moral , sementara disekitar mereka godaan dan tantangan yang akan menjerumuskan aqidah dan akhlaq merka, seperti halnya tontonan tv. Vcd. Dvd. Tempat-tempat hiburan dan tempat maksiat yang bertebaran dimana mana betul dahsyat dan sangat mengerikan.

 Kenakalan dan  kemaksiatan remaja, tumbangnya korban-korban narkoba di lingkungan anak-anak dan remaja kita, pada umumnya adalah akibat orang tua yang sudah tidak punya kepedulian lagi pada pendidikan agama anaknya, tidak peduli lagi anaknya shalat atau tidak, yang selalu dikontrol hanyalah pe er (pekerjaan rumah) anak, sedangkan shalat dan bacaan al-Quran anak tidak pernah mereka kontrol.

Dalam hal inilah Allah swt. memperingatkan para orang tua agar menyelematkan diri dan keluarga mereka dari bahaya neraka yang mengancam mereka, baik neraka di dunia apalagi neraka akhirat:

Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.(QS.At-Tahrim 66:4)

                                                      

 Cikarang 18 Rajab 1428.
 
< Prev   Next >
mjny group.JPG

Rasulullah SAW bersabda : “Apabila kalian melewati taman surga, maka berhentilah sejenak”. Sahabat bertanya : “Apakah taman surga itu ya Rasul ?” Rasul menjawab : ”Majlis Ilmu”. (Al-Hadits)

AL-QUR'AN ON-LINE Sumber: www.alquran-indonesia.com
PROFILE MASJID JAMI' NURUL YAQIN [MJNY]
PROGRAM ANAK ASUH [YATIM & DHUAFA] - MJNY
ZAKAT-INFAQ-SHADAQAH
Informasi penerimaan Komitmen Zakat, Infaq, Shadaqah:
JULI 2010
  Rp 1.480.000, 

"Ajarokallahu Fiima A'thoita, Wabarokalaka Fiima Abqoita, Waj'alhu laka tohuuro"

"Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan,

Semoga Allah memberikan keberkahan atas apa yang masih ditanganmu,

dan Allah menjadikannya sebagai pembersih bagimu"

 


bank.JPG

Bagi Muslimin, Muslimah, Ikhwan / Akhwat ingin mengamanahkan Zakat/Infaq/Sedekahnya atau untuk Santunan program Anak Asuh Yatim/ Dhuafa

kepada

Masjid Jami’ Nurul Yaqin [MJNY]

silahkan transfer melalui Rekening :

 

Bank Syariah Mandiri

 

Dengan cara menuliskan/ memberikan 3 angka dibelakangnya

Rp .......  .111  -> Zakat

Rp .......  .222  -> Infaq/Sedekah

Rp .......  .333  -> Anak Yatim

 

seperti contoh :

Contoh Transfer :

Rp 100. 111  -> Zakat

Rp 100. 222  -> Infaq/Sedekah

Rp 100. 333  -> Anak Yatim

Jazakallah Khoiran Jazaa

 
AL-ISLAM
KITAB ONLINE
quran2.JPG
1. Tafsir Ibnu Katsir
2. Tafsir Thabariy
3. Tafsir Qurthuby
4. Tafsir As-Sa'adi
5. Tafsir Muyassar
6. Tafsir Baghawy
7. Hadits Shohih Buchori
8. Hadits Shohih Muslim
9. Sunan At-Tirmidzi
10. Sunan Ibnu Majah
11. Sunan Abu Daud
12. Sunan An Nasa'i
13. Al - Umm [Asy-Syafi'ie]
14. Al - Adzkar [An-Nawawy]
15. Al - Muwatha' [Imam Malik]
16. Al - Kafi [Al-Hambali]
17. Fathul Bari
18. Madarijus Sholikin
19. Zadul Ma'ad
20. Raudhatul Muhibbin
21. Kitab 9 Hadits (Tarjamah Bhs Indonesia)
WEB LINKS
hti.JPG
- Majlis Ulama Indonesia (MUI)
- Mer-c
- Nahdhatul Ulama (NU)
- Muhammadiyah
- Pusat Informasi Palestina
- Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)
- KISPA
- DEPAG
- Dewan Da'wah Islamiah Indonesia (DDII)
PENGUNJUNG SAAT INI
STATISTIC PENGUNJUNG
........sejak Ramadhan 1428 H........
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini16
mod_vvisit_counterKemarin211
mod_vvisit_counterMinggu ini1585
mod_vvisit_counterBulan ini985
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung120279
JADWAL KEGIATAN RUTIN NURULYAQIN
Senin
 
Tahsin Al-Qur’an
(Ust. Irsan G) 
Waktu :
Jam I : 08.00 ~ 09.00
Jam II : 09.30 ~ 10.30
Peserta Akhwat
 
TPA/TPQ Nurulyaqin
Waktu :
Jam I : 16.00 ~17.30
Jam II : 18.15 ~ 19.45
Peserta Anak-anak
 
 
Selasa
 
Tahsin Al-Qur’an (Iqra’)
(Ust. Irsan G) 
Waktu :
Jam : 05.00 ~ 06.00
Peserta Ikhwan
 
Tahsin Al-Qur’an (Tajwid)
(Ust. Irsan G) 
Jam : 10.00 ~11.30
Peserta Akhwat
(Ibu-ibu MTNY)
 
TPA/TPQ Nurulyaqin
Waktu :
Jam I : 16.00 ~17.30
Jam II : 18.15 ~ 19.45
Peserta Anak-anak
 
 
Rabu
 
Tahsin Al-Qur’an (Juz ’amma)
(Ust. Irsan G) 
Waktu :
Jam : 05.00 ~ 06.00
Peserta Ikhwan
 
Tahsin Al-Qur’an (Iqra’)
(Ust. Irsan G) 
Waktu :
Jam : 10.00 ~11.30
Peserta Akhwat
(Ibu-ibu Ar-Rahman)
 
TPA/TPQ Nurulyaqin
Waktu :
Jam I : 16.00 ~17.30
Jam II : 18.15 ~ 19.45
Peserta Anak-anak
 
Tahsin Al-Qur’an
(Ust. Irsan G) 
Waktu :
Jam : 19.30 ~ 22.00
Peserta Ikhwan
(PT. Supreme Cable)
 
 
Kamis
 
Tahsin Al-Qur’an
(Ust. Irsan G) 
Waktu :
Jam : 05.00 ~ 06.00
Peserta Ikhwan
(At-Taufiq)
 
Tahsin Al-Qur’an (Tajwid)
(Ust. Irsan G) 
Waktu :
Jam : 09.30 ~11.30
Peserta Akhwat
(Ibu-ibu Lippo Ckr)
 
TPA/TPQ Nurulyaqin
Waktu :
Jam I : 16.00 ~17.30
Jam II : 18.15 ~ 19.45
Peserta Anak-anak
 
Pengajian Malam Jum'at dan Do'a Bersama
 
Waktu :
Ba'da Maghrib ~ Selesai
Umum dan Majlis Ta'lim Nurulyaqin

 
 
Jum'at
 
Kajian Kitab
(Mukasyafat Al-Qulub)
(Ust. H. Arsil Ibrahim, MA)
Waktu :
Jam : 05.00 ~ 06.00
Peserta Umum
 
Tahsin Al-Qur’an
(Ust. Irsan G) 
Waktu :
Jam : 09.30 ~10.30
Peserta Akhwat
(Ibu-ibu MTNY)
 
Tahsin Al-Qur’an
(Ust. Irsan G) 
Waktu :
Jam : 19.30 ~ 21.00
Peserta Ikhwan
(Remaja)
 
 
 
Sabtu
 
Tafsir Al-Qur’an
(Ust. Dr. H. Suhairy Ilyas, MA)
Waktu :
Jam : 05.00 ~ 06.00
Peserta Umum
 
Tahfidz Al-Qur’an
(Ust. Mahmud Al-Hafidz) 
Waktu :
Jam : 07.30 ~ 09.00
 
 
Tahsin Al-Qur’an
(Ust. Irsan G) 
Waktu :
Jam : 09.30 ~ 11.00
Peserta Akhwat
(Majlis Ta’lim Mar’atus Shalihat)
 
Tahsin Al-Qur’an
(Ust. Irsan G) 
Waktu :
Jam : 16.00 ~17.30
Peserta Akhwat
(Ibu-ibu At-Taufiq)
 
Tahsin Al-Qur’an
(Ust. Irsan G)
Waktu :
Jam : 19.30 ~ 21.00
Peserta Ikhwan
(Remaja)
 
 
Ahad
 
Kajian Kitab
(Ust. Atang AL)
Waktu :
Jam : 05.00 ~ 06.00
Peserta Umum
 
Tahsin Al-Qur’an
Aplikasi pembacaan Al-Quran Klasikal
(Ust. Irsan G)
Waktu :
Jam : 05.00 ~ 07.00
Peserta Ikhwan