Ketua Yayasan Masjid Jami' NURUL YAQIN, H. Fahmi. M Fadhil dan Ketua MTNY : Ibu Hj Maya Morina,Menyerahkan santunan secara Simbolik kepada Pengurus YAPPSI
Nurul Yaqin, 5 September 2010, Majlis Ta'lim Nurul Yaqin (MTNY) pada hari Sabtu 4 September 2010, mengadakan Santunan Kepada Anak Yatim dan Dhuafa ke tempata Yayasan Pembina Pendidikan dan Sosial Al Islamiyah (YAPPSI), Madrasah Ibtidaiyah AL Islamiyah, PAUD, yang bertempat di Desa Kampung Cikarangjati RT03 RW02 Ds Sukajaya Kec Cibitung Bekasi, yang mempunyai 23 Yatim yang tinggal bersama dan 75 yang dalam asuhan. [mn]
190.Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,
191.(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan Ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, Maka peliharalah kami dari siksa neraka.(Ali Imran 3:190-191).
Suatu hari Bilal muadzin nabi mendatangi rumah Rasulullah saw.untuk mengajak beliau sama sama kemesjid untuk shalat subuh. Setelah Rasulullah saw.membukakan pintu, bilal terkejut melihat mata Rasulullah sangat merah.Bilal bertanya, wahai Rasulullah, apakah Engakau baru saja menangis? kenapa engkau menangis? Bukankah Allah telah mengampuni semua dosa-dosamu? Rasulullah menjawab : Wahai Bilal, kenapa saya tidak akan menangis, bukankah telah turun pada saya satu ayat tadi malam, lalu Rasulullah membaca ayat terseburt, yaitusurat Ali Imran 190-191 yang kita kutip diatas. Setelah membacakan ayat tersebut beliau berkomentar” Wail! Celakalah orang yang hanya pandai membacanya tapi tidak mau merenungkannya (mentadabburnya)!
I'tikaf malam ke 23 bersama KH. Ahmad Mustofa, ketua Fukhis ( Forum Ukhuwah Islamiyah Cikarang)
Nurul Yaqin, 2 September 2010. Beragam kegiatan Ramadhan 1431 H di Masjid Jami NURUL YAQIN (MJNY) sangatterasa padat dari awal Ramadhan sampai dengan 10 terahir ini antara lain acara Musaffahah danTarhib, Pawai keliling, Tarawih, Kultum, tadarus Qur’an setiap malam, ada juga Ifthor Jam’i TPA, Majlis Ta’lim, buka bersama dan santunan anak yatim, pembagian Ta’jil selama bulan Ramadhan ini, juga ta’lim setiap ba’da subuh. yang semuanya alhamdulillah istiqomah sampai saat ini. “ Kami ingin mengisi bulan Ramadhan ini dengan aktivitas yang insyaallah dapat menambah bekal iman dan taqwa agar tetap selalu bersemangat beribadah dan bermuamallah juga memakmurkan masjid selama Ramadhan dan bulan-bulan sesudahnya” jelas H. Dadan (Ketua DKM MJNY).
Dalam mengisi 10 malam terahir bulan Ramadhan ini Masjid Jami NURUL YAQIN (MJNY) juga mengadakan acara I’tikaf yang dimulai pukul 21.00 (setelah shalat Tarawih 20 Rakaat) yang diisi dengan acara Tadarus baca Qur’an dan Tausiah oleh Dewan Guru Masjid Jami’ NURUL YAQIN selanjutnya setelah istirahat di lanjut dengan Qiyyamullail dan Makan sahur bersama. [mn]
Ustadz MUHENDRI MUCHTAR dari KISPA tema "SEMANGAT PERJUANGAN ISLAM
Nurulyaqin, 23 Agustus 2010Pelaksanaan shalat tarawih di Masjid Jami’ NURUL YAQIN [MJNY] pada Ramadhan ini cukup semarak. Alhamdulillah malam ke 14 Ramadhan ini hadir Ustadz Muhendri Muchtar dari KISPA. Dalam acara ini Ustadz memberikan ceramah dan penjelasan tentang bagaimana kondisi atau peristiwa yang terjadi khususnya ketika tentara Israel menyerang kapal Mavi Marmara sekaligus juga menjelaskan kondisi Al-Aqso sekarang dan sejarah-sejarahnya.
Alhamdulillah telah hadir program baru dari NURULYAQIN
“SMS Gateway NURUL YAQIN ” .
SMS ini akan di kirim gratis ke nomor-nomor yang sudah di daftarkan. SETIAP HARI. IsyaAllah SMS ini berisi informasi Masjid, Nasihat dari Al-Qur’an, Hadits, dan juga Motivasi ibadah.
Bulan Ramadhan, yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).(QS.Al-Baqarah 2:185)
Bulan Ramadhan selain dikenal dan dimuliakah Alllah dengan ibadat puasa wajib, juga dikenal dan dimuliakan Allah dengan menurunkan Al-Quran.
Tujuan ibadat puasa adalah untuk mencapai taqwa, sementara Al-Quran merupakan pedoman dan petunjuk bagi manusia untuk mendapatkan taqwa (QS.2:2). Karena itulah Allah sengaja menurunkan Al-Quran pada bulan Ramadhan sebagai bekal taqwa yang merupakan tujuan ibadah puasa dan tujuan ibadah pada umumnya (QS.2:21).
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. (QS.Al-Baqarah 2:183)
Tujuan ibadah puasa adalah untuk mencapai derajat Taqwa. Orang yang bertaqwa adalah orang yang imannya senantiasa aktif membentuk dirinya, sehingga dia tetap istiqamah (konsisten) dalam beribadat, berakhlaq mulia dan terjauh dari segenap dosa dan maksiat.
Banyak orang yang telah berulang kali puasa tiap tahun, ada yang sudah belasan kali, bahkan ada yang sudah puluhan kali berpuasa, namun taqwa masih jauh dari kehidupannya, imannyatidak aktif, ibadatnya tidak istiqamah, dan akhlaqnya jauh dari mulia, perbuatan dosa masih mengotori dirinya, yang diperdapatnya dari ibadah puasa hanya lapar dan haus saja.