| Tafsir Surah Al-Baqarah 8~11 : Tanda Tanda Orang Munafiq |
| Written by Ust. Dr. H. Suhairy Ilyas, MA | |
| Friday, 29 January 2010 | |
|
8. Di antara manusia ada yang mengatakan: "Kami beriman kepada Allah dan hari kemudian, pada hal mereka itu Sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman. 9. Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar. 10. Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta. 11. Dan bila dikatakan kepada mereka:"Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi. mereka menjawab: "Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan." Hubungan ayat dengan ayata sebelumnya.. Setelah menjelaskan sifat dan tanda-tanda orang bertaqwa dan orang kafir, maka Allah menjelaskan pula sifat dan tanda tanda orang munafiq. Orang Kafir dijelaskan Allah hanya dalam dua ayat saja, yaitu ayat 6 dan 7, sedangkan sifat dan tanda orang munafiq dijelaskan Allah SWT. dalam 13 ayat, yaitu dari ayat 8 sampai ayat 20. Ini merupakan suatu isyarat demikian besarnya bahaya orang munafiq tehadap umat Islam. Orang kafir adalah musuh yang secara jelas dan terang memusuhi para khalifah Allah, sedangkan orang munafiq adalah musuh dalam selimut, karena itu jauh lebih berbahaya dari orang kafir. Orang munafiq adalah orang yang seara lahir mengaku muslim dan mukmin, padahal sebenarnya mereka adalah bukan orang muslim atau mukmin. Mereka adalah musang yang bebulu ayam. Mereka mengaku bekawan dengan orang mukmin padahal mereka sebenarnya adalah lawan, disinilah letak bahayanya orang munafiq. Gerakan munafiq timbulnya setelah Nabi hijrah ke Madinah. Mulanya mereka merupakan virus dalam batang tubuh umat Islam yang tumbuh secara diam diam, mereka tumbuh ibarat api dalam sekam. Waktu Rasulullah masih di Mekkah belum timbul gerakan munafiq karena umat Islam waktu itu belum eksis, mereka belum punya kekuatan, karena itu musuh musuh Islam tidak merasa takut sedikitpun terhadap umat Islam yang baru muncul itu, dengan terang terangan mereka memusuhi dan mengintimidasi bahkam menyiksa para sahabat Rasulullah. Setelah berada di Medinah umat Islam dibawah kepemimpinan Rasulullah demikian cepa eksis dan demikian cepat punya power, kekuatan yang diperhitungkan dan ditakuti lawan. Karena itu musuh musuh Islam tidak berani mengadakan perlawana secara terang terangan. Mereka hanya berani dengan sembunyi sembunyi, dengan berpura pura masuk Islam padahal hati mereka memusuhi Islam. Tokoh utama penggerak gerakan munafiq adalah Abdullah bin Ubay bin Salul. Seorang tokoh elit Arab Mekkah yang sebelum kedatangan Islam hampir saja diangkat jadi raja Arab yang akan berkuasa diseluruh jazirah Arab, sayang sebelum hal itu terjadi Muhammad SAW. cepat tampil dan pamornya jauh melebihi pamor Abdullah bin Ubay bin Salul itu, karena itulah dia merasa sakit hati dan menaruh dendam. Inilah yang memotifasinya untuk menimbulkan gerakan munafiq. Mulanya gerakannya diam diam saja, akan tetapi waktu pra perang Uhud mulai tampil gencar sehingga berhasil memmpengarih calon mujahid Uhud , tiga ratus calon mujahid balik kanan gerak meninggalkan Rasulullah dan para sahabat mujahid yang setia. Jumlah mujahid yang siap perang Uhud mulanya seribu orang akirnya tinggal tujuh ratus saja karena profokasi Abdulllah bin Ubay bin Salul sang tokoh dan motor gerakan munafiq. Gerakan munafiq ini mendapatkan dukungan dari kaum Yahudi yang ada di Madinah, karena mereka juga mempunyai penyakit mental yang sama dengan Abdullah bin Ubay dan kawan kawannya. Orang Yahudi mulanya punya peluang untuk menonjol dan disegani di Medinah, karena penduduk asli Medinah, yaitu kaum Aus dan Khazraj senantiasa dalam permusuhan sejak puluhan tahun, maka disinilah kesempatan bagi orang Yahudi untuk berperan sebagai beking kedua suku yang berperang itu. Namun setelah Islam datang ke Medinah, kedua suku yang bermusuhan itu berhasil disatukan Rasulullah dengan ikatan iman, ukhuah Islamiyah dan ukhuah imaniah sehingga dengan demikian orang orang Yahudi merasa kehilangan peluang untuk berperan di Medinah, karena itulah mereka mendukung gerakan munafiq. Sifat dan Tanda Tanda Orang Munafiq. Dalam ayat 8 sampai dengan ayat 13 surat Al-Baqarah ini kita menemukan sifat dan tanda tanda orang munafiq demikian rinci. Secara lahiriah sifat dan tanda tanda orang munfiq, baik yang terdapat dalam surat al-Baqarah ini, maupun yang terdapat pada surat surat lainnya, seperti surat At-Taubah, surt al-Munafiqun dan lain lain, adalah merupakan sifat dan tanda tanda orang munafiq yang didapati Nabi di Medinah. Namun sebenarnya sifat dan tanda orang munafiq yang digambarkan Al-Qur’an demikian rinci dan banyak adalah merupakan gambaran sifat dan tanda tanda orang munafiq yang terdapat bila dan dimanpun sepanjang zaman. Yang tetap muncul silih berganti dan berperan dengan peran yang sama yaitu sebagai musuh dalam selimut, musuh yang berlagak sebagai kawan akrab.Inilah diantara hikmahnya kenapa demikian banyak Allah menguraikan sifat dan tanda orang munafiq agar umat Islam jangan lengah, hati hatilah wahai umat Islam dimana mana ada gerakan munafiq sebagai musuh dalam selimut. Mari kita lihat sifat dan tanda orang munafiq bahagian pertama yang terdapat dalam ayat 8-11 ini. Ayat 8. Di antara manusia ada yang mengatakan: "Kami beriman kepada Allah dan hari kemudian, pada hal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman. Tanda orang munafiq : 1 : Berbicara bohong. Tanda orang munafiq yang pertama dalam ayat ini adalah, berbicara bohong. Orang yang bohong adalah yang pernyataannya tidak sesuai dengan kenyataan. Orang munafiq menyatakan diri mereka beriman dengan Allah dan hari yang akhir, padahal kenyataannya mereka bukanlah orang yang beriman sebagaimana dinyatakan dalam ayat ini. Orang munafiq suka berbohong karena mental mereka yang pengecut, tidak berani berterus terang karena tidak berani untuk bertanggung jawab.Karena itulah tabiat orang munafiq itu suka melontarkan batu sembunyi tangan. Bohong merupakan salah satu tanda orang munafiq yang utama. Nabi SAW. mengungkapkan tanda orang munafiq yang utama itu ada tiga, yang pertama diantara yang tiga itu adalah sifat bohong. Sabda Rasulullah SAW.: عن أبى هريرة رضى الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: أية المنا فق ثلاث اذا حدث كذب واذا وعد أخلف واذا ائتمن خان (رواه البخارى ومسلم) Artinya : Dari Abu Hurairah r.a., beliau berkata: Rasulullah SAW. bersabda:Tanda tanda orang munafiq itu ada tiga: Bila berbicara bohong, bila berjanji mungkir, bila dipercayai khianat. (HR.Bukhari & Muslim) Bohong merupakan sifat yang sangat berbahaya karena bohong merupakan induk dosa. Banyak dosa dan maksiat dapat dilakukan seseorang karena sifat bohong yang memayunginya. Kenapa orang sampai mencuri dan korupsi besar besaran? Karena dalam hatinya sebelum mencuri dan korupsi itu sudah membuat skenario pembohongan. Membuat laporan palsu alias bohong .Setelah membuat laporan transaksi yang bersifat bohong, selanjutnya untuk mengamankan barang curian dan hasil korupsi itu, maka dimanapun dia ditanya orang tentang hasil curian dan korupsi itu pasti jawabnya adalah bohong demi untuk melepaskan dirinya dari tanggung jawab karena orang pembohong adalah orang yang tidak bertanggung jawab. Demikian juga dosa lainnya kenapa seorang suami sampai berbuat serong diluar rumah tangganya karena dia siap untuk membohongi isterinya. Demikian juga isteri khianat pada suaminya ditempat kerja karena siap membohongi suaminya. Ayat 9. Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar. 2. Menipu diri sendiri. Orang munafiq merasa bahwa mereka sengaja menipu Allah dan orang beriman. Namun sebenarnya mereka hanylah menipu diri sendiri. Katakanlah mereka dapat menipu orang beriman karena mereka adalah manusia yang mungkin saja dapat ditipu, tapi bagaimana mereka dapat menipu Allah? Disinilah letak kebodohan dan kepicikan mereka dalam berfikir. Bagaimana mereka mengerjakan sesuatu dengan berpura pura untuk menipu Allah, bukankah Allah maha mengetahui apa saja yang dikerjakan makhlauqNya?, bahkan Dia mengetahui apa yang dalam hati manusia karena Dia adalah penciptanya. Firman Allah SWT. Dan Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya, (QS.Qaf 50:16) Karena Allah mustahil dapat mereka tipu, maka sebetulnya orang munafiq itu hanya menipu diri sendiri, artinya yang dirugikan sebenarnya adalah diri mereka sendiri, sedang Allah dan orang beriman tidak akan pernah mereka rugikan dengan tipuan mereka itu. Mereka mengaku beriman dihadapan Allah dan dihadapan orang beriman. Lalu apa hasilnya tipuan itu? Siapa yang dirugikan? Bukankankah mereka yang merugi karena pada hakekatnya tetap saja kafir, kendatipun mereka tampil dengan label dan lagak mukmin. Diantara tingkah laku orang munafiq yang menurut mereka adalah menipu Allah, padahal merekalah yang tertipu oleh diri mereka sendiri, adalah sikap mereka waktu shalat, orang munafiq itu jika shalat, mereka lakukan dengan bermalas malas dan ria, mereka pura pura khusyuk mengingat Allah, padahal mereka tidaklah demikian. .Inilah yang diungkapkan Allah dalam Al-Qur’an : Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. dan tidaklah mereka mengingat Allah kecuali sedikit sekali. [QS.An-Nisa’ 4:142)] Demikianlah sifat orang munafiq yang suka menipu Allah (menurut mereka) dan orang beriman, namun sebenarnya mereka telah menipu diri sendiri karena telah merugikan diri sendiri, namun mereka tidak menyadari hal yang demikian itu. Ayat 10. Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta. 3. Menderita Penyakit Hati. Menurut Ibnu Abbas, orang munafiq itu menderita penyakit hati, penyakit itu adalah ,ragu, dan gelap. Maksudnya orang munafiq itu senantiasa meragukan Al-Qur’an, meragukan kerasulan Rasullah SAW. dan meragukan yang haq, semuanya itu adalah karena penyakit hati yang mereka derita. Apabila seseorang melihat yang putih itu adalah merah atau hitam, atau suatu yang lurus dilihatnya bengkok suatu pertanda mata orang itu sakit, paling kurang penyakitnya adalah buta warna. Demikian juga bila mata hati orang munafiq meragukan Al-Qur’an yang maha benar itu suatu pertanda mata hatinya sakit.Bukan mata nya yang buta tidak dapat melihat Al-Qur’an dengan jelas, akan tetapi mata hatinyalah yang buta.Firman Allah SWT : Karena Sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada.(QS.Al-Haj 22:46). Karena orang munafiq itu meragukan Al-Qur’an maka tentu saja mereka akan jauh dari Al-Qur’an, semakin jauh mereka dari Al-Qur’an maka semakin sesatlah mereka., akibatnya tentulah mereka akan mendapatkan azab yang pedih karena mendustakan Al-Qur’an dan mendustakan Islam.Diantara azab yang mereka rasakan didunia ini adalah hati mereka tidak akan pernah tenang karena ketenangan yang hakiki hanya didapatkan dengan iman.(QS.Ar.Ra’du 13:28).Sedangkan azab yang akan mereka terima diakhirat nantik lebih pedih lagi. Firman Allah SWT. Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka.(QS.An-Nisa’ 4:145).
|